Minggu, 17 Januari 2016

Detik-detik Kiai Wahab Chasbullah Nyaris Tertangkap PKI

Pemberontakan PKI di Madiun pada 18 September 1948 merupakan di antara tragedi yang sempat mengguncangkan stabilitas perjalanan kemerdekaan Republik Indonesia yang tempo itu masih jatuh bangun. Beberapa literatur menyatakan, dalam aksi ini beberapa pejabat, perwira TNI, pimpinanTerlalu banyak data yang menjadi bukti peristiwa di atas. Di antaranya Majalah Aula edisi Mei 2007, sedikit telah menyajikan fragmen-fragmen

Jumat, 08 Januari 2016

Dua Kisah Nyata Keajaiban pada Perayaan Maulid Nabi

Dua kisah berikut ini merupakan kisah nyata yang saya dapatkan dari Al Habib Jailani Asy-Syathiri kemarin, 26 Rabiul Awal 1437 atau 7 Januari 2016, di Rubat, Tarim, Yaman, pukul 06.30 waktu setempat.

Pertama, Habib Jailani bercerita bahwa kisah yang ia sampaikan berasal dari Sayyid Muhammad al-Maliki, dan Sayyid Muhammad dari ayahandanya Sayyid Alwi al-Maliki. Cerita bermula ketika

Minggu, 03 Januari 2016

Maulid Nabi dan Haul Gus Dur Juga Bergaung di Arab Saudi

Selain di berbagai daerah di Indonesia,kemeriahan peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan Haul ke-6 KH Abdurraman Wahid (Gus Dur) juga berlangsung di luar negeri, tak terkecuali Arab Saudi.

KH Bisri Musthofa: Singa Podium Pejuang Kemerdekaan

Saat ini, sosok Kiai yang setara dengan Kiai Bisri Musthofa telah jarang ditemui. Kiai Bisri Musthofa merupakan sosok yang lengkap: Kiai, Budayawan, Muballigh, Politisi, Orator, dan Muallif (penulis). Sungguh, sosok Kiai yang memiliki kecerdasan lengkap. Ayahanda Kiai Mustofa Bisri dan Kiai Cholil Bisri ini menjadi referensi bagi santri dan tokoh negara. Tak heran, Kiai Sahal Mahfudh menyebut Kiai Bisri sebagai sosok yang memukau pada zamannya.


KH Bisri Musthofa lahir di Rembang, pada tahun 1914. Beliau

PONDOK PESANTREN RAUDLATUTH THOLIBIN REMBANG

Fase Awal

Berdiri pada tahun 1945, pasca masa pendudukan Jepang, pesantren ini semula lebih dikenal dengan nama Pesantren Rembang. Pada awal masa berdirinya menempati lokasi Jl. Mulyo no. 3 Rembang saja namun seiring dengan perkembangan waktu dan berkembangnya jumlah santri, pesantren ini mengalami perluasan sampai keadaan seperti sekarang. Tanah yang semula menjadi lokasi pesantren ini adalah tanah milik H. Zaenal 

Sabtu, 02 Januari 2016

UPACARA SAKRAL ALA HOKI

Oleh Doa Mustajab

jepang adl negara yg punya segudang produk aneh, kebiasaan aneh, sampe upacara aneh. Sama dg indonesia yg punya generasi aneh, apresiasi aneh, seremonial aneh dan.... Kelakuan aneh yg g penting banget.... (sebut aja allay)

MENGAPA UMAR SELALU DI PUKUL ZAID (HUMOR NAHWU)

Di ceritakan : daud basya seorang gubernur dr daulah usmaniyah,ingin belajar bahasa arab,Lalu dia menghadirkan salah seorang ulama dr ulama2 di negrinya,Suatu hari dia bertanya kpd guru nya,"apa kesalahan si amrun sampai2 si zaid memukul nya tiap hari""apakah amrun punya kedudukan lbh rendah dr zaid sehingga zaid bebas memukulnya,menyiksanya dan amrun tdk bs membela dirinya"Si gubernur menanyakan ini smbil menghentakkan kakinya ke tanah smbl marah2.

KH. Bisri Musthofa Rembang


KH. Bisri Musthofa merupakan satu diantara sedikit ulama Indonesia yang memiliki karya besar. Beliaulah pengarang kitab tafsir al – Ibriz li Ma’rifah Tafsir Al Qur’an al –‘Aziz. Kitab tafsir
bimakna pesantren ini selesai beliau tulis pada tahun 1960. Karya-karya beliau tak sebatas pada bidang tafsir, di bidang lain pun seperti tauhid, fiqh, tasawuf, hadist, tata bahasa Arab, sastra tak kalah banyaknya.
Selain itu, KH. Bisri Mustofa juga dikenal sebagai orator atau ahli pidato. Beliau, menurut KH. Saifuddin Zuhri, mampu mengutarakan hal-hal yang sebenarnya sulit sehingga menjadi begitu gambling, mudah diterima semua kalangan baik orang kota maupun desa.

Gus Dur Mengetahui Wali Allah Yang Sedang Bersembunyi

Pada suatu hari Gus Dur -saat itu masih jadi ketua PBNU- melaksanakan ibadah umrah di bulanayo kita cari orang khowas (orang khusus / wali Allah)”.



Setelah berkeliling, mereka sampai di sebuah halaqah (lingkaran yang membahas suatu ilmu dengan pembimbing seorang Syekh). Syekh itu tampak ‘alim dengan tumpukan kitab disampingnya dan jenggot panjangnya, namun Gus Dur segera pergi meninggalkannya.

Gus Dur Minta Doa Pemulung

Gus Dur menghormati siapa saja, tak peduli pangkat dan jabatannya, asal orang tersebut dekat dengan Allah, Gus Dur memintakan doa kepada orang tersebut.

Nuruddin Hidayat, santri Gus Dur di Ciganjur menuturkan pengalamannya yang sangat berkesan ketika ia diminta oleh Gus Dur untuk mencari pemulung yang menyampaikan salam kepadanya.

Jasad Gus Dur Sangat Manusiawi

Setelah empat kali mengalami pengurukan akibat longsor dalam setahun, makam Gus Dur semakin ramai di kunjungi para peziarah. Hiruk pikuk dan kehebohan masyarakat menyikapi fenomena longsornya makam mantan Presiden Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid terus berlanjut.

Tamu Wali yang Diistimewakan Gus Dur

Sebagai tokoh yang dihormati dan dikagumi banyak orang, rumah Gus Dur tak pernah sepi dari kunjungan para tamu, baik dari warga NU, pejabat, politisi, wartawan dan sebagainya.

Gus Dur menerima tamu-tamunya biasanya dengan pakaian non formal. Karena kondisi fisiknya yang sudah lemah, biasanya para tamu diajak mengobrol sambil tiduran.

Jumat, 01 Januari 2016

Mbah Ma’shum Lasem

Mbah Ma’shum Lasem, Jawa Tengah, adalah ulama besar yang tindakannya sering sulit dicerna nalar
awam. Setelah peristiwanya, barulah orang mengerti apa sesungguhnya yang terjadi.

Diperkirakan, Mbah Ma’shum lahir pada tahun 1868. Dia adalah anak bungsu pasangan Ahmad dan Qosimah. Oleh orangtuanya dia kemudian diserahkan kepada Kiai Nawawi, Jepara, untuk mempelajari ilmu agama,

 karena sejak kecil diatelah ditinggal wafat oleh ibunya. Dari Kiai Nawai dia mendapat pelajaran dasar ilmu alat (nahwu) yang diambil dari kitab Jurumiyyah dan Imrithi.